Senin, 13 Oktober 2008

16 tipe manajer

Kata orang, karakter dapat memengaruhi kepribadian, kehidupan, dan suasana dimana seseorang bekerja. Menurut karyawannya, si Polan, seroang manajer bersifat tenang, pendiam dan analitis. Maka dapatlah ditebak dalam tugas sehari - harinya, pasti ia lebih menginginkan suatu hal yang pasti, selalu berhati - hati dan serius dengan pekerjaannya. “EFSJ dibicarakan di sini.” Terbaca suatu pesan di atas meja seorang akuntan pada Compass Computer Service di Dallas. Hal ini disebabkan karena bossnya mempunyai sifat “ISTJ”. Singkatan huruf - huruf tersebut dapat juga dijumpai pada puncak gedung Trans Amrica di San Fransisco, Naval Surface eapon Centre di dekat Washington dan juga terlihat pada kantor pusat Virginia PowerCo. di Richmond. Bahkan sebuah iklan yang memuat ruang biro jodoh di Amerika Serikat menulis “seorang perempuan bertipe ENFP mencari pasangan hidup yang bertipe “INTJ”!

Apakah yang dimaksud dengan singkatan - singkatan huruf tersebut? Inisial - inisial misterius ini bukanlah lambang dari suatu aliran kepercayaan, tetapi keempat huruf yang tergabung menjadi satu ini adalah singkatan dari teori tipe - tipe manusia yang bersifat psikologis.

Kombinasi huruf - huruf yang mengungkapkan kepribadian yang dimiliki oleh setiap orang itu, pertama kali dibahas oleh seorang psikolog Swiss, Carl Jung, pada tahun 1921. Kemudian digunakan serta dikembangkan dalam sebuah kursus, oleh sebuah tim yang terdiri dari ibu dan anak, Katherine Briggs dan Isabel Briggs Myers, setelah Perang Dunia ke II di Amerika Serikat.

Secara lahiriah, setiap orang memunyai kecenderungan untuk bersifat extrovert atau introvert, sensing atau intuitive, thinking atau feeling, serta perceiving atau judging.

Extrovert berorientasi pada sifat - sifat lahiriah seseorang, sedangkan introvert berasal dari dalam yang menyangkut ide dan perasaan. Sifat sensing condong merinci seluk beluk suatu hal. Sementara intuitive membahas suatu hal secara garis besar.

Seorang pemikir (a thinker) biasanya memutuskan hal - hal dengan logis dan objektif, sedangkan seorang perasa (a feeler) memutuskan suatu hal dengan subjektif. Tipe perceiving cenderung untuk bertindak fleksibel dan mencari informasi yang lebih banyak, sedangkan tipe judging menginginkan sesuatu yang berjalan berdasarkan pertimbangan.

16 tipe manajer


Dalam kursus yang telah berjalan selama 20 tahun, Briggs dan Myers mengembangkan suatu test preferensi yang menunjukkan kepribadian individu. Tes ini tidak mengukur intelegensi, motivasi, kedewasaan, atau kesehatan mental seorang manajer. Teori dari kursus ini membagi manusia menjadi 16 tipe kepribadian yang berbeda, sesuai dengan 4 dimensi yang telah ditentukan. Setiap tes MBTI - Myers Briggs Type Indicator , petunjuk tipe Myer Briggs memunyai 100 pertanyaan tentang apa dan bagaimana yang dirasakan, serta yang akan dilakukan oleh seseorang dalam situasi tertentu. Contohnya, dalam sebuah acara perkenalan, apakah seseorang sering terlebih dahulu memperkenalkan dirinya atau menunggu untuk diperkenalkan. Karena sifat extrovert cenderung untuk memperkenalkan dirinya terlebih dahulu sedangkan introvert condong untuk diperkenalkan.

Apakah seorang manajer menyukai suatu tugas yang bervariasi, atau suatu tugas yang rutin/monoton? Sebab tipe judging cenderung menerima tugas yang bervariasi dan tipe perceiving cenderung pada tugas yang rutin. Apakah seorang manajer lebih suka bekerja sama dengan seseorang yang ramah dan berterus terang? Tipe feeling senang pada karyawan yang ramah dan tipe thinking lebih suka pada karyawan yang berterus terang. Dari penyelidikan tes MBTI dinyatakan 60% manajer umumnya adalah pemikir (a thinker).

Menurut penerbit buku tes MBTI - Consulting Pshychologists Press di Palo Alto, California, 1,5 juta masyarakat di Amerika Serikat mengikuti tes MBTI. Tes ini sangat populer di sana. Peserta dari tes ini bukan hanya perusahaan seperti Allied-Signal, Apple, AT&T, Citicorp, Exxon, dan lain sebagainya, tetapi juga digunakan oleh rumah sakit, angkatan bersenjata AS dan bahkan gereja.

Ke 16 tipe kepribadian manajer tersebut adalah:


1. ISTJ : Introvert, Sensing, Thinking, and Judging. Tipe ISTJ mempunyai sifat serius, tenang, penuh konsentrasi, dan logis. Seorang manajer yang bertipe ISTJ bertanggung jawab penuh dalam pekerjaannya dan segala tugasnya dikerjakan dengan praktis berdasarkan fakta yang ada.


2. ISFJ : Introvert, Sensing, Feeling, and Judging. Tipe ISFJ mempunyai sifat yang tenang, ramah, bertanggung jawab, teliti, setia dan baik budi. Tipe ISFJ mengungkapkan seorang manajer yang tekun bekerja untuk menyelesaikan tugas - tugasnya.


3. ISTP : Introvert, Sensing, Thinking, and Perceiving. Tipe ISTP mempunyai sifat yang tenang, pendiam, dan analitis. Manajer bertipe ISTP merupakan manajer yang melaksanakan tugasnya dengan serius dan teliti.


4. ISFP : Introvert, Sensing, Feeling, and Perceiving. Tipe ISFP ini mempunyai sifat malu, sangat ramah, sensitif, dan rendah hati. Manager bertipe ISFP adalah pekerja yang setia, tidak suka berdebat dan sering mengerjakan tugasnya dengan rileks.


5. ESTP : Extrovert, Sensing, Thinking, and Perceiving. Tipe ESTP mempunyai sifat tidak tergesa - gesa, penerima dan tidak sensitif. Tipe ini mengungkapkan seorang manajer yang tidak “ngoyo” dalam pekerjaannya.


6. ESFP : Extrovert, Sensing, Feeling, and Perceiving. Tipe ESFP mempunyai sifat ramah, tidak suka repot, humoris, dan mudah beradaptasi. Tipe ini menyatakan seorang manajer yang lebih mengutamakan kenyataan daripada teori dalam pekerjaannya.


7. ESTJ : Extrovert, Sensing, Thinking, and Judging. Tipe ESTJ mempunyai sifat praktis, realistis, dan tidak suka berkhayal. Manajer bertipe ESTJ tidak tertarik pada hal - hal yang tidak berguna, senang berorganisasi dan melakukan segala aktifitas.


8. ESFJ : Extrovert, Sensing, Feeling, and Judging. Tipe ESFJ mempunyai sifat ramah, suka bicara, populer, teliti dan memimpin. Dalam melakukan pekerjaannya, manajer bertipe ESFJ ini memerlukan keharmonisan dan dukungan semangat. Ia tertarik pada pemikiran yang abstrak.


9. INFJ : Introvert, Intuitive, Feeling, and Judging. Tipe INFJ mempunyai sifat sering memaksa, teliti, sering ikut campur, dan tekun. Tipeini adalah tipe manajer yang tekun bekerja dan terkenal dengan buah pikirannya yang cemerlang.


10. INTJ : Introvert, Intuitive, Thinking, and Judging. Tipe INTJ mempunyai sifat ragu - ragu, kritis, bebas, dan keras kepala. Tip manajer ini dapat menyalurkan ide dan pikirannya yang cemerlang dalam pekerjaannya.


11. INFP : Introvert, Intuitive, Feeling, and Perceiving. Tipe INFP mempunyai sifat senang mempelajari sesuatu yang baru, ramah, dan mudah dipercaya. Tipe ini mengungkapkan manajer tersebut senang bekerja.


12. INTP : Introvert, Intuitive, Thinking, and Perceiving. Tipe INTP mempunyai sifat tenang, pendiam, dan apatis. Tipe ini adalah tipe manajer yang senang melakukan tugasnya berdasarkan teori.


13. ENFP : Extrovert, Intuitive, Feeling, and Perceiving. Tipe ini bersifat antusis, bersemangat tinggi, banyak akal, dan imajinatif. Seorang manajer yang mampu melakukan semua tugas yang diberikan padanya. Ia dapat membantu memecahkan problem yang mendera perusahaan.


14. ENTP : Extrovert, Intuitive, Thinking, and Perceiving. Tipe ini bersifat cepat dan banyak akal. Tipe ini adalah tipe manajer yang senang berdebat dan mengabaikan tugas yang dianggapnya rutin.


15. ENFJ : Extrovert, Intuitive, Feeling, and Judging. Tipe ini bersifat ramah, populer, dan sensitif terhadap pujian maupun kritikan. tipe manajer ini adalah tipe seseorang yang mau mendengarkan pendapat dan merasakan kesulitan orang lain.


16. ENTJ : Extrovert, Intuitive, Thinking, and Judging. Tipe ini bersifat ramah, berterus terang, tegas, dan berjiwa pemimpin. Ini adalah tipe seorang manajer yang menghargai suatu alasan yang tepat dan masuk akal.

Pemecah Masalah


Banayk perusahaan menggunakan proses MBTI dalam program mengembangkan manajemen mereka untuk menolong para manajer agar lebih mengetahui karakteristik mereka yang sesungguhnya, dan mengerti pendapat orang lain serta menciptakan kerja sama yang baik. Disamping itu, tes ini juga berguna untuk memberi pekerjaan, evaluasi prestasi dan negosiasi perencanaan pemasaran, dalam suatu perusahaan yang ditimbulkan oleh komunikasi yang salah.

Tes MBTI


Pada prinsipnya, manusia memiliki perbedaan karakter psikologis, sehingga menyebabkan setiap orang memerlukan adaptasi. Akibatnya, setiap orang memiliki cara menerima dan membuat keputusan yang berbeda. Dengan mengikuti tes MBTI, seorang manajer akan dapat mengatasi situasi kaku dalam perusahaan dan mengetahui sifat orang lain demi meningkatkan kemajuan perusahaan.


Label:

0 Komentar:

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda